Ini Dia Yang Menyababkan Osteoporosis

Merokok

Apa hubungan merokok dengan kualitas tuiang? Ternyata, nikotin yang terdapat dalam rokok tak hanya merusak jantungdan paru-paru saja, tapi tuIang juga menjadi iebih cepat keropos. Racumracun di dalam asap rokok terbukti mempen cepat penyerapan kembali tuiang lama, dan menghambat pembentukan tulang baru. Hal ini akan membuat susunam Susunan sel tulang menjadi tidal: kuat daiam menghadapi proses pelapukan, sehingga rentan osteoporosis.

Rendahnya hormon estrogen dalam tubuh yang disebab~ kan rokok ini juga memungkinkan menopause lima tahun lebih awal terjadi. Sehingga, memungkinkan osteoporosis Iebih cepat juga terjadi. Asap rokok juga dapat menghambat kerja ovarium dalam memproduksi hormon estrogen. Begitu juga nikotinnya, dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap dan menggunakan kalsium.

Minuman Beralkohol

Alkohol berlebihan terbukti dapat mempercepat terjadinya osteoporosis. Bagaimana hubungannya? Alkohol dapat mengganggu metabolisme kalsium dalam tubuh, sehingga menyebabkan terjadinya pengeroposan tulang Iebih cepat. Dalam konteks ini, loan A. McGowan, PhD direktur dari Divisi NlH penyakit otot sendiri menegaskan bahwa seseorang yang mengonsumsi satu gelas alkohol sehari untuk wanita dan dua gelas alkohol pada pria, akan .berpotensi kehilangan perlindungan tulang. Menurutnya, kondisi itu bisa terjadi sekalipun seseorang tidak mengonsumsi alkohol berlebihan. Apalagi, bila Andamengonsumsi alkohol di umur senja, kondisi itu akan meningkatkan kemungkinan Anda patah tulang saat jatuh.

Diet Buruk dan Obat-obatan

Bila makanan yang dikonsumsi tidak mencukupi, maka akan berpengaruh buruk terhadap kesehatan tulang. Misalnya, mengonsumsi makanan rendah kalsium, fosfor, protein, dan vitamin D. Begitu juga dengan obat-obatan tertentu yang sering dikonsumsi seperti kortikosteroid yang menyebabkan risiko penyakit osteoporosis. Obat-obatan seperti ini dapat mengurangi massa tulang karena dapat menghambat proses osteoblas. Untuk itu, sebelum memilih obat-obatan seperti di atas, sebaiknya berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan jenis obat yang baik agar tidak berdampak buruk pada tulang.

Hindari osteoporosis dengan menghindari risiko dan faktor yang menyebabkan perusakan tulang jangka panjang, untuk kehidupan yang lebih baik ke depannya.

POST REPLY