Hasil khitan dewasa menjadi salah satu pertimbangan bagi setiap laki-laki yang ingin melakukan khitan. Oleh sebab itu, biasanya sebelum melakukan khitan dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter dan mendiskusikan metode khitan dewasa apa yang cocok, aman, nyaman dan tentunya memiliki hasil khitan yang baik.
Ada berbagai jenis metode khitan yang ditawarkan pada pasien khitan dewasa mulai dari yang konvensional sampai modern.
Lebih lanjut, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai metode khitan dewasa modern Gun Stapler. Mengapa Gun Stapler? Karena metode inilah yang paling populer dalam urusan khitan dewasa, juga sudah banyak praktisi khitan yang menggunakannya dan puas dengan hasilnya. Jika praktisi khitan saja puas, bagaimana dengan pasiennya? Yuk, cari tahu!
Apa Itu Gun Stapler?
Gun Stapler merupakan perangkat khitan satu kali pakai yang diciptakan oleh Jiangxi Langhe Medical Instrument Co., Ltd., perusahaan yang memproduksi alat medis yang berlokasi di Cina.
Cara penggunaannya pun mudah dengan memasukan glans bell ke dalam kulup lalu diikat dengan tali tis. Selanjutnya, masukkan kepala penis ke Gun Stapler dan tarik pelatuk untuk menggerakkan pisau bedah.
Menurut dr. Tan Zheng, Principal Trainer of Jiangxi Langhe Medical, Gun stapler ini memiliki beberapa keunggulan baik untuk praktisi khitan maupun pasiennya, yaitu:
– Pengaplikasiannya yang mudah
-Memiliki berbagai ukuran
-Keamanan yang terjamin dilengkapi dengan pengaman pada clasp
–Sudah ada penelitiannya dan pembuktian ilmiah yang telah dipublikasikan di beberapa jurnal
-Waktu tindakan lebih cepat dibandingkan metode konvensional
-Minim perdarahan dibandingkan metode khitan konvensional
-Minim rasa nyeri
-Waktu penyembuhan yang lebih cepat dibandingkan metode khitan konvensional
baca juga: Prosedur sunat dewasa dengan gun stapler
Hasil Khitan Dewasa Dengan Gun Stapler Baik
Selain memiliki beberapa keunggulan yang telah disebutkan di atas, Gun stapler memiliki keunggulan lainnya, yaitu hasil khitan yang lebih baik. Terdapat sebuah survey yang dilakukan pada pasien khitan dan hasilnya sebanyak 99,3% merasa puas dengan hasil khitan dewasa menggunakan Gun stapler.
Eidwin, salah satu pasien khitan dewasa di Rumah Sunat dr. Mahdian merasa cukup puas dengan metode Gun stapler.“Bagus sih, cepat, terus gak berasa sakitnya. Gun stapler, pasang, klik,jadi,” ujarnya.
Tidak hanya di Indonesia dan Cina saja yang telah menggunakan alat ini tapi juga 20 negara lainnya seperti, German, Italia, Prancis, Inggris, Belanda, Malaysia, dan masih banyak lagi. Hal ini membuktikan bahwa metode khitan Gun stapler telah dipercaya diberbagai negara di dunia.
Dokter Khitan Memiliki Jam Terbang Tinggi
Apabila Anda sudah merasa yakin untuk menggunakan metode khitan Gun stapler, jangan lupa untuk memastikan dokter khitan yang melakukan tindakan sudah berpengalaman dan telah terlatih menggunakan Gun stapler.
Dokter khitan yang telah berpengalaman dan terlaltih tentunya memiliki jam terbang yang tinggi sehingga dapat meminimalkan risiko yang mungkin bisa terjadi. Jangan mudah tergiur dengan penawaran biaya khitan dewasa yang murah, pastikan terlebih dahulu di mana Anda akan dikhitan, metode khitan apa yang digunakan, siapa kah praktisi khitannya, apakah biaya tersebut sudah termasuk dalam biaya kit perawatan, obat dan kontrol pascakhitan?
Dalam hal ini, kami menyarankan untuk melakukan khitan dewasa di tempat khusus khitan atau klinik khusus khitan yang memang sudah berpengalaman melakukan tindakan khitan pada laki-laki dewasa.
baca juga: tips memilik dokter sunat terbaik
Tentang Rumah Sunat dr. Mahdian
Rumah Sunat dr. Mahdian merupakan klinik khusus khitan yang telah berdiri sejak tahun 2006, didukung oleh tenaga medis (dokter dan perawat) yang berpengalaman dan memiliki lebih dari 40 cabang di beberapa kota besar di Indonesia.
Hingga saat ini, Rumah Sunat dr. Mahdian telah mengkhitankan lebih dari 150 ribu pasien segala usia. Pasien khitan tidak hanya berasal dari dalam negeri tapi juga luar negeri. Metode khitan yang digunakan merupakan metode khitan modern dan peralatan khitan satu kali pakai sebagai upaya mencegah kontaminasi silang virus dan bakteri penyebab penyakit.