Sunat Laser, Kelebihan dan Kekurangannya

Ada beberapa cara modern yang bisa dipilih untuk melakukan sunat, salah satunya adalah sunat leser. Yuk, cari tahu lebih jauh mengenai sunat laser beserta kelebihan dan kekurangannya pada artikel berikut ini.

Sunat adalah prosedur yang bertujuan untuk mengangkat jaringan kulit yang menutupi ujung manhood atau kulup. Namun, ada juga laki-laki yang baru sunat saat sudah dewasa. Proses sunat tidak membutuhkan waktu lama. Pemulihan setelah sunat membutuhkan waktu sekitar 5-7 hari.

Metode Sunat Laser

Menurut Dr Mahdian Nur Nasution SpBS, Ada beberapa cara yang bisa dipilih untuk melakukan sunat, antara lain sunat biasa menggunakan pisau bedah dan sunat laser. Saat ini, sunat laser lebih banyak dipilih karena dinilai lebih unggul dibandingkan sunat biasa.

Sebenarnya, penamaan sunat laser kurang tepat karena cara ini sama sekali tidak menggunakan sinar laser. Metode ini menggunakan alat kauter atau bedah listrik untuk memotong kulit penis. Alat kauter akan memotong kulit tanpa menimbulkan perdarahan karena memiliki sifat panas dan langsung membekukan darah di kulit tersebut.

Metode sunat yang menggunakan sinar laser sesungguhnya adalah metode sunat dengan sinar laser CO2. Metode ini memiliki efektivitas yang serupa dengan teknik bedah listrik, hasilnya juga biasanya lebih rapi dan luka dapat sembuh lebih cepat. Akan tetapi, metode sunat laser yang satu ini belum banyak tersedia di fasilitas pelayanan medis di Indonesia.

Perlu diketahui, metode sunat laser atau sunat listrik ini tetap membutuhkan jahitan untuk merapikan hasil sunat dan membuat luka pasca sunat lebih cepat sembuh. Jadi, metode sunat ini sebenarnya serupa dengan sunat biasa, hanya alat yang digunakan berbeda.

Keunggulan dan Kekurangan

Penelitian telah membuktikan bahwa sunat menggunakan laser memiliki beberapa keunggulan, yaitu:

  • Waktu perdarahan lebih singkat dan luka lebih cepat sembuh dibandingkan sunat konvensional yang menggunakan pisau bedah.
  • Waktu yang diperlukan untuk proses pengerjaannya jauh lebih singkat.
  • Lebih baik dari segi penampilan dibanding sunat dengan pisau bedah.

Semua tindakan bedah memiliki risiko, termasuk sunat laser. Berikut ini adalah risiko yang mungkin bisa terjadi akibat sunat laser:

  1. Infeksi.
  2. Nyeri setelah menjalani sunat.
  3. Perdarahan setelah sunat.
  4. Reaksi obat bius lokal, seperti memar dan iritasi kulit. Sedangkan jika dilakukan dengan bius complete, dapat terjadi efek samping obat bius yang lebih berat, seperti pusing, mual, dan gangguan pernapasan.

Untuk menentukan jenis sunat yang terbaik, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter. Setelah menjalani pemeriksaan medis, dokter akan menentukan metode sunat yang cocok bagi Anda. Namun jika memiliki preferensi untuk menjalani sunat laser, Anda bisa menyampaikannya kepada dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jl. Raya Jatiasih No. 7 Jatiasih, Bekasi – Jawa Barat 17423

Informasi dan Pendaftaran

Informasi dan Pendaftaran

(021) 8242 0020

marketingklinik@gmail.com

Book Online

Book Online

Appointment Now